Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada Kamis (7/8/2025) yang membuka jalan bagi aset alternatif seperti kripto, ekuitas swasta, dan real estat untuk dimasukkan ke rekening pensiun 401(k) dan program serupa.
Langkah ini mengarahkan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk memfasilitasi penggunaan aset alternatif dalam investasi pensiun, memberi akses yang sebelumnya hanya tersedia bagi investor kaya dan lembaga besar. Gedung Putih menyebut kebijakan ini bertujuan memberi pekerja AS lebih banyak pilihan investasi demi masa pensiun yang lebih aman secara finansial.
Kebijakan tersebut disambut positif oleh raksasa keuangan seperti BlackRock dan KKR yang menilai diversifikasi ini dapat meningkatkan imbal hasil dan melindungi investor saat pasar melemah. Namun, para kritikus memperingatkan risiko lebih tinggi karena aset alternatif cenderung tidak likuid, berbiaya tinggi, dan minim transparansi.
Pasar kripto merespons positif. Data CoinMarketCap mencatat Bitcoin naik 1,46% menjadi USD 116.626 (sekitar Rp 1,89 miliar), Ethereum naik 4,53% ke USD 3.893, sementara XRP melonjak 11% dalam 24 jam terakhir. Saham Coinbase dan Robinhood juga menguat di perdagangan pra-pasar.
Departemen Tenaga Kerja diberi waktu 180 hari untuk meninjau aturan terkait sebelum penerapan penuh. Perubahan ini diperkirakan tidak akan langsung terasa, tetapi dipandang sebagai pergeseran besar dalam kebijakan investasi pensiun di AS.