Rilis data inflasi Amerika Serikat atau Consumer Price Index (CPI) langsung memicu pergerakan di pasar kripto. Di tengah respons pasar yang masih berhati-hati, data on-chain menunjukkan whale crypto tidak tinggal diam.
Sejumlah dompet besar tercatat mengakumulasi dua altcoin, sementara satu lainnya justru mulai dilepas setelah reli singkat.
Perilaku ini mencerminkan strategi selektif whale saat pasar dihadapkan pada ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed. Alih-alih mengejar kenaikan harga secara agresif, whale terlihat memprioritaskan manajemen risiko.
Yang menarik, akumulasi ini bukan pergerakan sesaat. Dalam periode 30 hari, total kepemilikan whale di SYRUP tercatat melonjak lebih dari 700%, menandakan akumulasi yang konsisten.
Dari sisi harga, SYRUP sudah naik hampir 40% dalam sebulan, bergerak dari area US$0,23 menuju US$0,40.
Secara teknikal, harga SYRUP masih bertahan di atas rata-rata pergerakan utama (EMA), menjaga struktur tren naik tetap utuh. Level US$0,40 kini menjadi area kunci yang menentukan kelanjutan momentum.