Pasar kripto membuka pekan dengan tekanan setelah harga minyak mentah melonjak tajam. Kenaikan harga energi ini meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memicu volatilitas di berbagai pasar keuangan global.
Kapitalisasi pasar kripto turun sekitar $40 miliar menjadi $2,36 triliun pada Senin pagi (9/3), menghapus sebagian kenaikan yang terjadi pada pekan sebelumnya.
Tekanan tersebut muncul bersamaan dengan lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran investor terhadap dampaknya pada inflasi global dan kebijakan suku bunga.
Harga Minyak Melonjak hingga $116 per Barel
Harga minyak mentah melonjak hingga sekitar $116 per barel ketika kontrak berjangka dibuka lebih tinggi pada Minggu malam (8/3).
Lonjakan ini dipicu oleh gangguan pasokan energi yang berkaitan dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pergerakan tersebut menjadi salah satu peristiwa besar di pasar energi. Dalam satu hari, harga minyak dilaporkan naik sekitar 25%, sementara kontrak berjangka saham Amerika Serikat kehilangan lebih dari $2 triliun nilai pasar.
Di saat yang sama, sekitar 20 juta barel per hari pasokan minyak global dilaporkan tidak beroperasi, meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi.