Tradisi Eidiya di Uni Emirat Arab mengalami perubahan signifikan tahun lalu. Di tengah lonjakan adopsi kripto sebesar 42%, hadiah Lebaran mulai beralih dari uang tunai ke aset digital.
Data menunjukkan unduhan 49 aplikasi kripto teratas di UEA mencapai 15 juta pada 2024, naik sekitar 41% secara tahunan. Bahkan pada Januari 2025 saja, tercatat 3,55 juta instalasi baru, mencerminkan minat yang terus tumbuh.
Dari Uang Tunai ke Aset Digital
Eidiya merupakan tradisi pemberian uang kepada anak-anak dan anggota keluarga muda saat Idul Fitri. Namun tahun lalu, sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan kripto sebagai alternatif hadiah.
Salah satu contoh yang diangkat dalam laporan menyebut jika seseorang memberikan 100 AED dalam bentuk Bitcoin tahun 2024, nilainya menjadi sekitar 124 AED di tahun berikutnya, mencerminkan pertumbuhan sekitar 24%.
Ilustrasi ini menjadi alasan mengapa aset digital dipandang sebagai hadiah yang berpotensi bertumbuh, bukan sekadar dibelanjakan.
Fenomena ini menunjukkan perubahan cara pandang terhadap kripto, dari instrumen spekulatif menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.