Washington DC, 23 Mei 2026 – Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump resmi mengumumkan investasi besar senilai sekitar 2 miliar dolar AS atau setara Rp32 triliun untuk mendukung industri quantum computing.
Langkah ini dinilai sebagai strategi baru Amerika Serikat untuk mempertahankan dominasi teknologi global di tengah persaingan ketat dengan China.
Jika beberapa tahun terakhir fokus utama tertuju pada perkembangan AI, kini quantum computing mulai dipandang sebagai teknologi strategis masa depan.
Dana Disalurkan ke Perusahaan Quantum Besar
Departemen Perdagangan AS menyebut investasi tersebut akan diberikan kepada sembilan perusahaan quantum computing ternama.
Beberapa perusahaan penerima pendanaan antara lain:
- IBM
- GlobalFoundries
- Rigetti Computing
- Quantinuum
- D-Wave Systems
Selain memberikan pendanaan, pemerintah AS juga disebut akan mengambil sebagian kepemilikan saham di beberapa perusahaan tersebut.
Dalam kerja sama dengan GlobalFoundries misalnya, pemerintah AS dikabarkan memperoleh sekitar 1 persen saham sebagai bagian dari kemitraan strategis.
Quantum Computing Jadi Fokus Baru AS
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengatakan investasi ini bertujuan memperkuat posisi Amerika di sektor quantum sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Quantum computing sendiri merupakan teknologi komputer generasi baru yang menggunakan sistem qubit untuk memproses data jauh lebih cepat dibanding komputer konvensional.
Teknologi ini diyakini akan membawa perubahan besar di berbagai sektor seperti:
- Artificial Intelligence (AI)
- Keamanan siber
- Blockchain dan kripto
- Kesehatan
- Keuangan digital
Persaingan AS vs China Makin Panas
Pemerintah AS menilai perkembangan teknologi quantum China meningkat sangat cepat dan berpotensi mengancam dominasi teknologi Amerika di masa depan.
China bahkan telah menjadikan quantum computing sebagai prioritas nasional selama lebih dari satu dekade.
Persaingan kedua negara kini tidak hanya terjadi di sektor AI dan chip semikonduktor, tetapi juga mulai merambah teknologi quantum yang diprediksi menjadi industri masa depan.
Industri Quantum Diprediksi Meledak
IBM memperkirakan industri quantum computing dapat menciptakan nilai ekonomi hingga 850 miliar dolar AS pada tahun 2040.
Sementara laporan McKinsey & Company menyebut investasi global di sektor quantum pada 2025 melonjak sekitar 6,3 kali lipat menjadi 12,6 miliar dolar AS.
Lonjakan tersebut menunjukkan minat investor terhadap teknologi quantum terus meningkat secara signifikan.
Dampak untuk Dunia Kripto dan Blockchain
Bagi industri kripto, perkembangan quantum computing menjadi perhatian serius.
Teknologi quantum berpotensi mempercepat proses komputasi blockchain, tetapi di sisi lain juga bisa menjadi ancaman terhadap sistem keamanan enkripsi aset digital saat ini.
Karena itu, sejumlah proyek blockchain mulai mengembangkan sistem keamanan berbasis quantum-resistant cryptography untuk menghadapi era baru teknologi tersebut.
Kesimpulan
Investasi besar Amerika Serikat ke sektor quantum computing menunjukkan bahwa persaingan teknologi global kini memasuki fase baru.
Setelah AI menjadi pusat perhatian dunia, quantum computing mulai diprediksi sebagai teknologi revolusioner berikutnya yang dapat mengubah berbagai industri, termasuk kripto dan blockchain.