Jakarta, 23 Mei 2026 – Ripple Labs kembali mencuri perhatian setelah masuk daftar CNBC Disruptor 50 tahun 2026.
Dalam daftar perusahaan paling inovatif versi CNBC tersebut, Ripple berhasil menempati posisi ke-16 dan mendapat julukan “New Money”.
Ripple bahkan berada di atas sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Revolut, Canva, hingga Perplexity AI.
XRP Jadi Wakil Tunggal Crypto
Menariknya, Ripple menjadi satu-satunya perusahaan berbasis crypto dan blockchain yang berhasil masuk daftar tersebut tahun ini.
CNBC menyebut Ripple sebagai representasi sistem keuangan generasi baru yang mulai mengubah cara pembayaran global melalui teknologi blockchain.
Dalam ekosistem Ripple, XRP digunakan sebagai bridge asset untuk membantu transaksi lintas negara menjadi lebih cepat dan murah dibanding sistem tradisional.
Sentimen XRP Kembali Menguat
Masuknya Ripple ke daftar CNBC langsung memicu peningkatan pembahasan XRP di komunitas crypto.
Platform analitik Santiment menyebut investor mulai ramai membahas:
- pembayaran lintas negara Ripple
- stablecoin RLUSD
- adopsi institusi
- potensi pertumbuhan XRP
Banyak investor menilai pengakuan dari CNBC menjadi sinyal bahwa teknologi blockchain mulai semakin diterima sektor finansial global.
Kesimpulan
Masuknya Ripple ke CNBC Disruptor 50 menjadi pencapaian penting bagi industri crypto di tengah dominasi perusahaan AI sepanjang 2026.
Julukan “New Money” juga memperlihatkan bahwa Ripple kini dipandang sebagai bagian dari transformasi sistem keuangan modern berbasis blockchain.