Ethereum (ETH) masih bergerak dalam fase konsolidasi di kisaran US$2.250 hingga US$2.450. Di tengah pergerakan harga yang relatif datar, analis on-chain Darkfost menyoroti meningkatnya arus masuk (exchange inflow) ETH ke Binance, yang berpotensi menjadi sinyal meningkatnya tekanan jual.
Menurut Darkfost, lonjakan transfer ETH ke bursa mulai terlihat sejak awal Mei dan terjadi bersamaan dengan fase koreksi harga Ethereum.
Binance Catat Inflow ETH Bernilai Ratusan Juta Dolar
Data menunjukkan beberapa transaksi besar masuk ke Binance, di antaranya:
- 6 Mei: 216.152 ETH (sekitar US$511 juta)
- 8 Mei: 98.552 ETH (sekitar US$224 juta)
- 9 Mei: 125.146 ETH (sekitar US$288 juta)
Darkfost menilai pola tersebut mengindikasikan sebagian investor memindahkan aset ke bursa saat harga melemah, kemungkinan sebagai langkah antisipasi untuk menjual jika tekanan pasar berlanjut.
Cadangan ETH di Binance Meningkat
Selain lonjakan inflow, cadangan Ethereum di Binance juga naik menjadi sekitar 3,62 juta ETH, atau sekitar 24,6% dari total cadangan ETH di seluruh bursa kripto.
Peningkatan aset di exchange umumnya dianggap dapat memperbesar potensi tekanan jual dalam jangka pendek. Sebaliknya, jika ETH ditarik ke dompet pribadi, kondisi tersebut biasanya diartikan sebagai sinyal akumulasi oleh investor.
Breakout Masih Dinantikan
Menurut Darkfost, meningkatnya pasokan ETH di Binance menjadi salah satu faktor yang membuat harga Ethereum masih tertahan dalam rentang perdagangan saat ini. Pasar kini menunggu apakah ETH mampu menembus resistance US$2.450 atau justru kembali terkoreksi akibat meningkatnya aksi jual dari investor besar.