Virtuals Protocol (VIRTUAL) tengah membangun infrastruktur yang memungkinkan AI agent dan robot menerima pekerjaan, melakukan transaksi, hingga mendapatkan pembayaran dengan lebih sedikit campur tangan manusia.
Ambisi tersebut menjadi bagian dari ekspansi Virtuals dari ekosistem AI agent menuju industri robotics, seperti diungkap dalam laporan Tiger Research.
Virtuals ingin memberikan AI agent kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas ekonomi, mulai dari identitas digital dan alat pembayaran hingga mekanisme transaksi.
Kemampuan tersebut kemudian diarahkan untuk terhubung dengan robot yang dapat menjalankan pekerjaan fisik.
Salah satu fondasi yang dikembangkan Virtuals adalah EconomyOS, sistem yang menggabungkan lima modul utama, yakni Agent Email, Agent Card, Agent Wallet, Agent Compute, dan Agent Token.
Agent Email dapat digunakan untuk mendaftar ke layanan dan membaca OTP, sedangkan Agent Card memungkinkan pembayaran layanan eksternal.
Agent Wallet berfungsi untuk menerima dan mengirim dana, sementara Agent Compute digunakan untuk membayar kebutuhan komputasi.
Agent Token melengkapi sistem tersebut dengan mekanisme distribusi hasil berdasarkan kepemilikan.
Meski agent dapat diberikan kewenangan melakukan transaksi, pemilik tetap memegang kontrol akhir atas aset melalui struktur wallet non-custodial. Tingkat akses agent juga dapat disesuaikan berdasarkan kebijakan yang ditentukan pemilik.