Binance mencatat perubahan besar dalam aktivitas perdagangan kripto. Volume transaksi altcoin kini mendominasi lebih dari 60% total perdagangan spot, sementara pangsa Bitcoin turun menjadi sekitar 22% dan Ethereum berada di kisaran 18%.
Data tersebut dibagikan oleh analis on-chain CryptoQuant, Darkfost, yang menilai penurunan volume Bitcoin menjadi sinyal bahwa sebagian investor mulai mengalihkan perhatian ke aset kripto dengan volatilitas lebih tinggi.
Trader Beralih ke Altcoin
Menurut Darkfost, pergerakan harga Bitcoin yang cenderung stagnan dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak trader mencari peluang di altcoin. Aset alternatif dinilai menawarkan potensi keuntungan jangka pendek yang lebih besar karena memiliki pergerakan harga yang lebih agresif.
Selain itu, banyak altcoin masih berada jauh di bawah harga tertingginya setelah mengalami koreksi tajam pada siklus sebelumnya. Kondisi ini membuat sebagian investor berspekulasi bahwa altcoin memiliki peluang pemulihan lebih besar jika sentimen pasar kembali positif.
Risiko Tetap Perlu Diwaspadai
Meski aktivitas perdagangan altcoin meningkat, Darkfost mengingatkan bahwa aset ini juga memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan Bitcoin. Kenaikan harga dapat terjadi lebih cepat, namun penurunannya juga bisa lebih dalam ketika kondisi pasar memburuk.
Karena itu, investor disarankan tetap menerapkan manajemen risiko dan tidak hanya mengandalkan peningkatan volume perdagangan sebagai indikator utama sebelum mengambil keputusan investasi.