Apple bersiap memperkenalkan iPhone lipat pertamanya pada 9 September 2026, tetapi saham perusahaan justru melemah menjelang acara peluncuran.
Saham Apple (AAPL) turun 1,17% dan ditutup di US$316,22 pada perdagangan Selasa.
Peluncuran ini menjadi salah satu perubahan desain terbesar Apple sejak iPhone X hadir pada 2017.
Selain iPhone lipat, Apple juga dijadwalkan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta chip A20 Pro.
Saham AAPL Turun Jelang Debut iPhone Lipat
Berdasarkan data TradingView yang dikutip BeInCrypto, AAPL berada di US$316,22 menjelang keynote Apple, meski saham tersebut masih diperdagangkan dekat level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.
Pergerakan ini membuat respons investor setelah peluncuran menjadi menarik diperhatikan. Pasalnya, Apple memasuki kategori smartphone lipat ketika persaingan di segmen tersebut sudah semakin ketat.
Meski AAPL melemah, pandangan analis masih cukup positif. HSBC mempertahankan rating Buy dengan target harga US$366, atau sekitar 15,7% di atas posisi US$316,22.
Citi juga memperkirakan penjualan iPhone lipat Apple dapat mencapai 7,3 juta unit, meski perangkat tersebut diproyeksikan memiliki harga sekitar US$2.000.