XRP bersiap memasuki Oktober dengan tiga sinyal yang cenderung bullish dari data holder, pasar futures, dan ETF. Sinyal tersebut muncul meski harga XRP turun sekitar 7% dalam 24 jam ke $1,48 pada Kamis (24/9).
Koreksi tersebut memangkas sebagian kenaikan September, tetapi XRP masih mencatat kenaikan lebih dari 13% dalam tujuh hari terakhir. Di balik pergerakan harga itu, data MVRV, open interest futures, dan arus ETF menunjukkan kondisi yang menarik menjelang Oktober.
Namun, XRP juga membawa catatan historis yang perlu diperhatikan. Dalam 13 tahun terakhir, XRP mencatat penurunan pada Oktober sebanyak delapan kali, dengan rata-rata return bulanan -5,14%.
Data Santiment menunjukkan MVRV 365 hari XRP berada di sekitar -11,75%. Angka negatif berarti secara rata-rata wallet yang aktif dalam periode tersebut masih berada dalam posisi rugi dibandingkan nilai ketika aset diperoleh.
Menurut Santiment, MVRV yang rendah cenderung membatasi tekanan jual karena lebih sedikit holder yang memiliki keuntungan untuk direalisasikan.
Sebagai perbandingan, MVRV 365 hari Bitcoin, Ethereum, dan Chainlink berada sedikit di atas 0%. Sementara itu, Dogecoin berada lebih rendah di sekitar -19,26%.
Sinyal kedua datang dari pasar futures. Open interest (OI) futures XRP meningkat mendekati $600 juta, kembali ke level yang terakhir terlihat pada Januari.
OI juga telah menembus rata-rata pergerakan 180 hari di sekitar $445 juta. Sederhananya, kenaikan OI menunjukkan nilai kontrak futures XRP yang masih terbuka di pasar semakin besar.
Funding rate yang positif menunjukkan pembeli ikut mendorong peningkatan posisi tersebut. Meski begitu, OI yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko ketika penggunaan leverage menjadi berlebihan.