Sebagian besar wallet Web3 mengandalkan browser extension sebagai pintu masuk ketika pengguna ingin terhubung ke dApp. Frame Wallet mengambil pendekatan berbeda dengan membawa akses Web3 ke level desktop sehingga koneksi tidak hanya bergantung pada satu browser.
Frame menyediakan interface system-wide yang dapat digunakan browser, command line, hingga aplikasi native untuk terhubung dengan akun dan jaringan EVM. Pendekatan ini dipadukan dengan Omnichain Routing, transaction decoding, integrasi hardware wallet, serta Companion Extension untuk dApp yang membutuhkan koneksi melalui browser.
Perbedaan tersebut membuat Frame tidak cukup dinilai hanya sebagai tempat menyimpan atau mengelola aset crypto. Cara wallet ini menghubungkan akun, aplikasi, dan blockchain menjadi bagian penting untuk memahami kegunaannya.
Review Frame Wallet ini membahas cara kerja, Omnichain Routing, keamanan transaksi, hardware wallet, hingga risiko penggunaannya. Dengan begitu, kamu dapat melihat apa yang benar-benar membedakan Frame dari wallet Web3 yang berpusat pada browser.
Apa Itu Frame Wallet?
Frame Wallet adalah platform Web3 berbasis desktop yang menyediakan interface system-wide untuk menghubungkan akun pengguna dengan jaringan dan aplikasi Web3. Frame tersedia untuk macOS, Windows, dan Linux.
Alih-alih menjadikan browser extension sebagai pusat seluruh aktivitas, Frame menjalankan aplikasi utama pada desktop. Browser, command-line application, maupun native application kemudian dapat menggunakan interface yang disediakan Frame untuk mengakses Web3.
Frame bukan blockchain, exchange, atau jaringan baru. Aplikasi ini berada di antara akun pengguna, aplikasi yang meminta koneksi, dan jaringan blockchain yang digunakan.
Fokusnya terutama berada pada ekosistem Ethereum Virtual Machine (EVM). Karena itu, istilah Omnichain pada Frame juga tidak berarti wallet ini menyatukan semua blockchain yang ada menjadi satu jaringan.
Dari sisi pengelolaan akun, Frame memberikan pengguna kontrol terhadap signer yang digunakan, karakter yang berkaitan erat dengan konsep non-custodial wallet. Frame mendukung hardware signer seperti Ledger, Trezor, dan GridPlus, sementara opsi software signer mencakup mnemonic phrase, keystore.json, dan standalone private key.
Karakter tersebut membuat Frame dapat digunakan dalam konfigurasi keamanan yang berbeda. Untuk memahami mengapa pendekatannya tidak sama dengan wallet extension biasa, bagian terpenting berikutnya adalah melihat bagaimana aplikasi desktop Frame bekerja.wwbola