Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, memperkirakan Bitcoin (BTC) tetap berpeluang menguat meskipun gelembung investasi kecerdasan buatan (AI) pecah dan memicu krisis ekonomi.
Menurutnya, Bitcoin memang berisiko mengalami penurunan tajam ketika krisis terjadi. Namun, langkah pemerintah untuk menyelamatkan perekonomian melalui bantuan keuangan dan pelonggaran moneter justru dapat menjadi pendorong pemulihan harga BTC.
Dalam catatan kepada klien pada Rabu (14/10/2026), Hougan menjelaskan bahwa Bitcoin memiliki peluang untuk diuntungkan dalam tiga skenario, yakni ketika industri AI mengalami kehancuran, berkembang pesat, atau hanya mencatat pertumbuhan moderat.
Gelembung AI Pecah, Bitcoin Justru Bisa Menguat?
Melansir The Block pada Kamis (15/10/2026), Hougan memperingatkan bahwa pecahnya gelembung AI dapat memicu krisis ekonomi yang menyerupai krisis keuangan global pada 2008.
Kondisi tersebut dapat terjadi apabila perusahaan yang meminjam dana untuk membangun pusat data AI gagal membayar utangnya. Dampaknya berpotensi meluas ke perusahaan asuransi yang memiliki investasi miliaran dolar dalam obligasi terkait AI.
Jika situasi memburuk, Hougan menilai kemungkinan pemerintah Amerika Serikat memberikan bantuan keuangan atau bailout mendekati 100%, mengingat pentingnya teknologi AI bagi kepentingan geopolitik negara tersebut.
Hougan memperkirakan Bitcoin dapat kembali menguat setelah mengalami tekanan jual awal, terutama apabila langkah penyelamatan ekonomi meningkatkan jumlah uang beredar secara signifikan.wwbola