Pasar altcoin memasuki pekan kedua Januari dengan sinyal yang tidak sepenuhnya sejalan. Di satu sisi, sejumlah aset mencatat kenaikan harga signifikan.
Namun di sisi lain, data derivatif menunjukkan perilaku trader yang semakin agresif, terutama lewat penumpukan posisi leverage. Kondisi ini membuat risiko likuidasi besar kian terbuka jika pergerakan harga berbalik arah.
Melansir dari Be(in)crypto terdapat tiga altcoin yang saat ini berada dalam sorotan risiko likuidasi tinggi, bukan karena sentimen negatif semata, melainkan akibat ketidakseimbangan antara ekspektasi trader dan kekuatan permintaan riil di pasar.
Likuidasi Mengintai Saat Posisi Leverage Menumpuk
Likuidasi dalam pasar kripto umumnya terjadi ketika trader futures tidak mampu mempertahankan margin akibat pergerakan harga yang berlawanan dengan posisi mereka.
Semakin besar leverage yang digunakan dan semakin padat posisi di satu sisi, semakin besar pula potensi likuidasi berantai.
Data dari berbagai platform derivatif menunjukkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, posisi long pada sejumlah altcoin meningkat jauh lebih cepat dibanding posisi short.
Ketimpangan inilah yang memicu kekhawatiran, terutama saat reli harga tidak sepenuhnya ditopang oleh pertumbuhan permintaan yang berkelanjutan.