Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Pola Harga XRP Disebut Mirip Pergerakan Perak Sejak 1980, Ada Apa?

Posted on January 28, 2026

Pergerakan XRP kembali jadi sorotan setelah analis pasar membandingkannya dengan pola harga perak (silver) sejak 1980. 

Data historis menunjukkan kemiripan siklus harga jangka panjang antara keduanya, meski terjadi dalam skala waktu yang sangat berbeda.

Perak membutuhkan puluhan tahun untuk melewati fase akumulasi, lonjakan harga, koreksi tajam, lalu konsolidasi panjang. 

XRP, sebagai aset kripto menunjukkan pola serupa tetapi dalam rentang waktu yang jauh lebih singkat.

Pola Harga Perak Sejak 1980 Jadi Acuan

Data uang diunggah dari @DefendDark di X menunjukkan perak sempat mencatat reli besar pada Q1 pada 1980 dengan harga menembus $48, sebelum jatuh tajam ke sekitar $3,4 pada awal 1990-an. 

Setelah itu, perak bergerak datar selama bertahun-tahun hingga akhirnya menembus kembali area $49,8 pada 2011.

Setelah fase konsolidasi panjang hampir satu dekade, perak kembali reli kuat sejak 2024. 

Hingga awal 2026, harga perak tercatat naik sekitar 278% sejak 2025 dan kini diperdagangkan di kisaran $109 per ons.

Siklus panjang ini sering dianggap mencerminkan bagaimana aset dengan likuiditas besar membutuhkan waktu lama untuk menyerap tekanan jual dan membangun fase baru.

XRP Menunjukkan Siklus yang Dipadatkan

Menurut analis dari @DefendDark yang membagikan data tersebut, XRP mengikuti alur serupa, tetapi dalam tempo lebih cepat. 

XRP mencetak puncak harga di $3,31 pada Januari 2018, lalu jatuh tajam ke sekitar $0,11 pada Maret 2020.

Setelah itu, XRP sempat pulih ke $1,96 pada April 2021, sebelum kembali bergerak di bawah $1 selama periode panjang. Pada November 2024, XRP kembali menembus level penting dan mencetak harga tertinggi baru di $3,66.

Saat ini, XRP berada dalam fase koreksi dan konsolidasi, yang oleh analis dinilai mirip dengan fase perak antara 2014 – 2024.

Apa Arti Kemiripan Ini bagi Pasar?

Kemiripan ini bukan jaminan arah harga, tetapi memberi konteks bagaimana siklus pasar bekerja. 

Aset dengan volatilitas tinggi seperti XRP cenderung mengalami pergerakan yang lebih cepat dan ekstrem dibanding perak.

Faktor utama yang membedakan adalah ukuran pasar dan likuiditas. XRP, dengan kapitalisasi lebih kecil, berpotensi bergerak lebih agresif, tetapi juga lebih rentan terhadap perubahan sentimen.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Binance Mencantumkan Kontrak Berjangka Tesla dengan Perdagangan TSLA 24/7
  • Chainlink Bergabung dengan Aliansi Stablecoin KRW, Meningkatkan Standar Global
  • Senat Menjadwalkan Ulang Pembahasan RUU Kripto di Tengah Risiko Penutupan Pemerintahan
  • Produk Investasi Kripto Mengalami Arus Keluar Dana Sebesar $1,73 Miliar di Tengah Sentimen Bearish
  • Bitcoin (BTC) Tak Bertenaga, Dana Crypto Diam-Diam Kabur ke Token Emas Ini

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme