
Pasar kripto mencatat pergeseran besar setelah stablecoin Tether (USDT) mencapai kapitalisasi pasar tertinggi sepanjang masa, mendekati $188 miliar. Lonjakan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan pasar akibat serangan siber pada sektor decentralized finance (DeFi).
Dalam periode yang sama, USDT tumbuh sekitar 2,1%, melampaui USDC yang naik 1,4% ke level $78,25 miliar. Perbedaan ini menunjukkan meningkatnya preferensi investor terhadap USDT sebagai aset lindung nilai saat volatilitas pasar meningkat.
Menurut analis, keunggulan utama USDT terletak pada likuiditas tinggi di exchange terpusat, yang memungkinkan pengguna lebih cepat keluar dari aset berisiko saat kondisi pasar memburuk. Hal ini semakin terlihat setelah insiden peretasan pada protokol seperti Drift Protocol dan KelpDAO, yang memicu penarikan besar-besaran dana dari DeFi, termasuk sekitar $1,5 miliar stablecoin dari Aave.
Tim riset Tokocrypto menilai pergeseran dari USDC ke USDT menegaskan bahwa likuiditas dan kepercayaan pasar menjadi faktor kunci dalam kondisi krisis kripto, meski keduanya tetap memiliki peran penting dalam ekosistem stablecoin global.