Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi baru terhadap dua perusahaan maritim Iran yang diduga menggunakan Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya untuk menghindari sanksi Barat.
Langkah tersebut diumumkan oleh Office of Foreign Assets Control (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS pada Rabu (30/7).
OFAC menetapkan Persian Gulf Marine Insurance Company dan HormuzSafe Marine Services Authority sebagai bagian dari jaringan asuransi maritim yang diduga didukung Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).
Kedua perusahaan tersebut juga dimasukkan ke dalam daftar sanksi karena beroperasi di sektor keuangan Iran.
OFAC Tuding Bitcoin Dipakai Hindari Sanksi
Menurut OFAC, HormuzSafe menerima Bitcoin dan aset digital lainnya sebagai bagian dari upaya menghindari sanksi ekonomi yang dijatuhkan negara-negara Barat.
Otoritas AS juga menuduh jaringan tersebut menghasilkan pendapatan bagi IRGC sekaligus membantu Iran memperkuat kendalinya atas lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan terhadap pihak yang memanfaatkan perdagangan internasional untuk mendukung aktivitas IRGC.
Ia juga menuduh pemerintah Iran memanfaatkan jaringan pelayaran internasional untuk membiayai IRGC.
Selain menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan tersebut, OFAC turut memberikan sanksi kepada delapan perusahaan yang terkait dengan armada bayangan (shadow fleet) Iran serta menetapkan delapan kapal sebagai properti yang diblokir.