Senat Amerika Serikat (AS) dijadwalkan kembali membahas CLARITY Act pada pertengahan Juli 2026.
Apabila lolos dari tahapan legislasi, Rancangan Undang-Undang (RUU) regulasi aset kripto tersebut berpeluang sampai ke meja Presiden Donald Trump sebelum Kongres memasuki masa reses.
CLARITY Act Masuki Tahap Penentu
CLARITY Act merupakan RUU yang dirancang untuk membentuk kerangka regulasi federal bagi aset digital di Amerika Serikat.
Salah satu fokus utamanya adalah memperjelas pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dalam mengawasi industri kripto.
RUU ini telah disetujui oleh DPR AS pada akhir 2025 dan lolos dari Senate Banking Committee pada 14 Mei 2026.
Tahapan berikutnya adalah pembahasan dan pemungutan suara di Senat sebelum dapat diajukan kepada Presiden.
Jadwal Penting CLARITY Act pada Juli 2026
Berdasarkan agenda legislasi terbaru yang dikutip dari CoinPedia, terdapat tiga tahapan yang menjadi perhatian pelaku pasar.
Pada 13 hingga 17 Juli 2026, Senat AS dijadwalkan kembali bersidang setelah masa reses untuk memulai proses prosedural sebelum pemungutan suara.
Selanjutnya, 20 hingga 24 Juli 2026 diperkirakan menjadi periode rekonsiliasi apabila DPR dan Senat masih memiliki perbedaan terhadap isi RUU.
Jika kedua tahapan tersebut berjalan sesuai rencana, CLARITY Act berpeluang dikirim ke Presiden Donald Trump pada 27 Juli hingga 7 Agustus 2026 untuk memperoleh persetujuan akhir sebelum Kongres memasuki reses musim panas.
Namun, apabila pembahasan kembali tertunda, proses legislasi diperkirakan baru berlanjut pada September karena padatnya agenda politik di Amerika Serikat.