Bitcoin (BTC) kembali tertekan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa harapan tercapainya kesepakatan dengan Iran telah berakhir.
Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap meningkatnya konflik di Timur Tengah, membuat Bitcoin sempat turun dari atas US$64.000 ke bawah US$62.000-US$61.000.
Tekanan juga terjadi di pasar altcoin, sementara harga minyak justru melonjak ke US$75 per barel.
Pernyataan tersebut muncul setelah upaya diplomasi kedua negara gagal menghasilkan kesepakatan lanjutan.
Situasi semakin memanas menyusul kembali terjadinya aksi militer di kawasan, termasuk serangan balasan Iran terhadap sejumlah target yang berkaitan dengan Amerika Serikat serta berlanjutnya tekanan Washington melalui sanksi terhadap ekspor minyak Iran.
Perkembangan itu meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat berlangsung lebih lama dan berdampak pada stabilitas ekonomi global.
Bitcoin yang sebelumnya sempat diperdagangkan di atas US$64.000 turun ke bawah US$62.000 tidak lama setelah pernyataan Trump sebelum terkoreksi kembali ke level US$61.000 pada Kamis (9/7).
Pelemahan juga menjalar ke pasar altcoin, di mana Ethereum (ETH), XRP (XRP), dan Solana (SOL) masing-masing terkoreksi sekitar 1% hingga 2,3% seiring meningkatnya aksi jual aset berisiko.