Perkembangan blockchain tidak hanya berfokus pada kecepatan transaksi, tetapi juga menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan aplikasi yang berbeda.
Di ekosistem Ethereum, Arbitrum menghadirkan dua jaringan Layer 2, yaitu Arbitrum One dan Arbitrum Nova, yang dirancang untuk tujuan berbeda.
Melalui artikel ini, kita akan membahas perbedaan di antara keduanya, teknologi yang digunakan, serta kondisi penggunaan yang paling sesuai untuk masing-masing jaringan.
Satu jaringan tidak selalu ideal untuk semua jenis aplikasi. Aplikasi DeFi membutuhkan keamanan yang tinggi, sedangkan game dan media sosial lebih membutuhkan biaya transaksi rendah serta kapasitas transaksi yang besar.
Karena itu, Arbitrum menghadirkan dua jaringan dengan pendekatan berbeda, yaitu Arbitrum One untuk kebutuhan yang mengutamakan keamanan, dan Arbitrum Nova untuk aplikasi yang berfokus pada efisiensi biaya dan volume transaksi tinggi.
Apa Itu Arbitrum One?
Arbitrum One merupakan jaringan utama dalam ekosistem Arbitrum yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas Ethereum.
Jaringan ini menggunakan teknologi Optimistic Rollup untuk meningkatkan kapasitas transaksi sekaligus menekan biaya, dengan keamanan yang tetap mengacu pada jaringan Ethereum.
Karena mengutamakan keamanan dan keandalan, Arbitrum One banyak digunakan untuk aplikasi DeFi, NFT, dan smart contract, termasuk transaksi yang melibatkan aset bernilai tinggi.