Harga Dogecoin (DOGE) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah sejumlah analis teknikal menilai aset kripto bertema meme tersebut telah memasuki area bottom atau titik dasar jangka panjang.
Penilaian ini didasarkan pada kombinasi beberapa indikator, mulai dari area support yang kuat, melemahnya tekanan jual, hingga munculnya sinyal beli di berbagai timeframe.
Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa sinyal tersebut masih memerlukan konfirmasi lanjutan sebelum dapat dianggap sebagai awal tren bullish.
Analis kripto Osemka menilai harga Dogecoin telah memasuki high-timeframe demand zone, yakni area yang pada siklus sebelumnya beberapa kali menjadi titik munculnya minat beli.
Menurutnya, struktur pasar saat ini berbeda dibandingkan siklus bearish 2022–2023 sehingga pergerakan DOGE tidak harus mengikuti pola yang sama.
Meski belum memastikan pembalikan tren, ia menilai area harga saat ini layak diperhatikan oleh investor jangka panjang karena kembali menguji zona support historis.