Skip to content

Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia

Menu
Menu

Whale Bitcoin Borong Hampir 20.000 BTC Saat Harga Melemah, Sinyal Bullish Mulai Terbentuk?

Posted on July 29, 2026

Meski harga Bitcoin (BTC) masih berada dalam fase koreksi, investor bermodal besar atau whale justru memanfaatkan momentum tersebut untuk terus menambah kepemilikan mereka. Data terbaru dari platform analitik blockchain Santiment menunjukkan adanya akumulasi besar-besaran yang dilakukan oleh kelompok investor ini, sementara aktivitas pembelian dari investor ritel mulai melambat.

Fenomena tersebut memunculkan spekulasi bahwa pelaku pasar institusional dan investor besar masih memiliki keyakinan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin, meskipun volatilitas pasar masih tinggi.

Harga Bitcoin Masih Tertekan

Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin berada di kisaran US$63.123, turun sekitar 3,11% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar kripto yang masih dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, termasuk ekspektasi kebijakan suku bunga, pergerakan dolar AS, serta sentimen investor global.

Namun, data on-chain justru menunjukkan cerita yang berbeda. Saat sebagian pelaku pasar memilih menunggu, investor dengan modal besar terlihat aktif melakukan akumulasi.

Whale Akumulasi Hampir 20.000 BTC dalam Delapan Hari

Menurut Santiment, wallet yang menyimpan antara 10 hingga 10.000 BTC telah membeli sekitar 19.696 BTC hanya dalam kurun waktu delapan hari.

Kelompok wallet tersebut dikategorikan sebagai sharks dan whales, yakni investor yang memiliki kepemilikan Bitcoin dalam jumlah besar dan sering dijadikan indikator penting dalam membaca arah pergerakan pasar.

Santiment menyatakan bahwa tren akumulasi tersebut terus berlangsung meskipun harga Bitcoin sedang mengalami tekanan.

Akumulasi oleh investor besar ketika harga terkoreksi umumnya dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensi kenaikan nilai aset dalam jangka panjang.

Investor Ritel Mulai Mengurangi Aksi Buy the Dip

Berbeda dengan investor besar, aktivitas pembelian dari investor ritel justru menunjukkan perlambatan.

Santiment mencatat bahwa wallet dengan kepemilikan kurang dari 0,01 BTC mulai mengurangi aktivitas pembelian selama penurunan harga berlangsung.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa strategi buy the dip mulai kehilangan momentum di kalangan investor kecil. Berkurangnya partisipasi ritel juga sering dianggap sebagai tanda bahwa euforia pasar mulai mereda dalam jangka pendek.

Di sisi lain, dominasi aktivitas investor besar dapat membuat pergerakan harga lebih banyak dipengaruhi oleh pelaku dengan modal besar.

Santiment: Kombinasi Ini Cenderung Positif

Santiment menilai bahwa kombinasi antara meningkatnya akumulasi whale dan melemahnya aktivitas investor ritel merupakan kondisi yang relatif konstruktif bagi Bitcoin.

Selain itu, perusahaan analitik tersebut juga menyoroti meningkatnya kembali permintaan terhadap ETF Bitcoin, yang dinilai turut mendukung prospek pasar.

Seiring meningkatnya permintaan tersebut, pasokan Bitcoin secara bertahap berpindah ke tangan investor yang memiliki orientasi investasi jangka panjang. Pergeseran kepemilikan seperti ini sering dianggap mampu mengurangi tekanan jual karena aset lebih banyak disimpan dibandingkan diperdagangkan.

Meskipun demikian, Santiment menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan merupakan jaminan harga Bitcoin akan langsung mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Prospek Bitcoin Masih Dipengaruhi Faktor Global

Pergerakan harga Bitcoin ke depan masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti perkembangan ekonomi global, kebijakan bank sentral, arus dana ke ETF Bitcoin, hingga sentimen investor terhadap aset berisiko.

Selama investor besar tetap mempertahankan tren akumulasi dan permintaan institusional terus meningkat, banyak analis menilai fondasi jangka panjang Bitcoin masih cukup kuat. Namun, volatilitas pasar diperkirakan tetap tinggi sehingga investor disarankan untuk menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Dampaknya bagi Rupiah dan Investor Kripto
  • XRP Menguat di Tengah Pemulihan Pasar Kripto, Ini 5 Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga
  • 7 Agenda Ekonomi Global yang Berpotensi Menggerakkan Pasar Kripto Pekan Ini
  • BlackRock hingga Coinbase Bentuk Bitcoin Security Consortium, Siapkan Dana US$15 Juta untuk Hadapi Ancaman Komputer Quantum
  • Token Unlock Senilai US$636 Juta Siap Mengguncang Pasar Kripto Pekan Ini, SUI, EIGEN, dan KMNO Jadi Sorotan

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • July 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024

Categories

  • Alt Coin
  • Hot Crypto
  • Hot News
  • Solusi Investasi
  • Uncategorized
©2026 Situs Berita Investasi Terpercaya Rekomendasi Indonesia | Design: Newspaperly WordPress Theme