Jakarta – Token NIGHT milik proyek blockchain Midnight mengalami tekanan besar setelah infrastruktur bridge pihak ketiga yang dioperasikan Wanchain dilaporkan mengalami peretasan.
Berdasarkan analisis awal dari BlockSec yang dikutip WuBlockchain pada Selasa (21/7), sekitar 515 juta token NIGHT berhasil dikuras dari bridge tersebut dengan nilai mencapai sekitar US$13 juta.
Serangan tersebut menyebabkan harga token NIGHT sempat mengalami penurunan lebih dari 30 persen, hingga menyentuh kisaran US$0,016 setelah insiden terjadi.
Namun, Midnight Foundation menegaskan bahwa serangan tidak terjadi pada jaringan utama Midnight maupun token NIGHT itu sendiri.
Menurut pihak Midnight, eksploitasi terjadi pada bridge milik pihak ketiga yang dikelola Wanchain, yaitu layanan yang digunakan untuk menghubungkan token NIGHT antara jaringan Cardano dan BNB Chain.
Celah TreasuryCheck Diduga Jadi Penyebab Peretasan
Berdasarkan analisis awal dari BlockSec Phalcon, serangan diduga berasal dari kelemahan pada komponen verifikasi bernama TreasuryCheck.
BlockSec menyebutkan bahwa bridge Cardano milik Wanchain diduga berhasil dieksploitasi sehingga sekitar 515 juta NIGHT terkuras dari treasury bridge.
Salah satu dugaan metode serangan adalah signature reuse attack.
Serangan ini terjadi ketika tanda tangan digital yang sebelumnya valid digunakan kembali oleh pelaku untuk menyetujui transaksi lain yang tidak sah.
Dalam kasus tersebut, tanda tangan yang awalnya digunakan untuk transaksi sekitar 3.110 NIGHT diduga dimanfaatkan kembali oleh hacker untuk menarik lebih dari 203 juta NIGHT dalam satu transaksi.
Hingga saat ini, Wanchain masih melakukan investigasi terkait penyebab pasti eksploitasi tersebut.
Sebagai langkah pencegahan, Wanchain telah menonaktifkan layanan bridge sementara waktu untuk mencegah kerugian tambahan.
Midnight Berupaya Batasi Pergerakan Token Curian
Midnight Foundation menyatakan sedang bekerja sama dengan berbagai pihak dalam industri blockchain untuk membatasi perpindahan aset hasil pencurian.
Upaya tersebut dilakukan agar pelaku mengalami kesulitan dalam memindahkan maupun mencairkan token NIGHT yang berhasil diperoleh dari serangan.
Pihak Midnight juga memastikan bahwa keamanan jaringan utama Midnight tetap berjalan normal dan pengguna token NIGHT tidak perlu khawatir terhadap kerusakan pada protokol inti.
Bridge Blockchain Jadi Target Utama Hacker
Kasus Wanchain kembali menyoroti risiko keamanan pada bridge blockchain.
Bridge berfungsi sebagai penghubung antarjaringan blockchain sehingga pengguna dapat memindahkan aset digital dari satu jaringan ke jaringan lain.
Namun, karena bridge memiliki mekanisme kompleks dan mengelola jumlah aset besar, infrastruktur ini sering menjadi target serangan hacker.
Beberapa serangan besar dalam industri kripto sebelumnya juga menargetkan bridge karena potensi keuntungan yang sangat besar bagi pelaku.
7 Cara Mengamankan Wallet Crypto dari Serangan Hacker
Meskipun insiden NIGHT terjadi pada infrastruktur bridge, pengguna aset kripto tetap perlu meningkatkan keamanan wallet pribadi.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Gunakan password kuat dan berbeda untuk setiap akun.
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) menggunakan aplikasi autentikator.
- Simpan seed phrase dan private key secara offline, jangan menyimpannya di email atau layanan cloud.
- Gunakan cold wallet untuk menyimpan aset dalam jumlah besar atau investasi jangka panjang.
- Selalu perbarui aplikasi wallet ke versi terbaru.
- Waspadai serangan phishing, termasuk situs palsu yang meminta seed phrase.
- Hindari membuka wallet melalui Wi-Fi publik yang tidak aman.
Charles Hoskinson Soroti Keamanan Bridge Blockchain
Setelah insiden tersebut, pendiri Cardano Charles Hoskinson kembali menyoroti pentingnya peningkatan keamanan bridge blockchain.
Ia mendorong penggunaan teknologi zero-knowledge proof (ZK proof) yang dinilai dapat membantu meningkatkan keamanan transaksi.
Teknologi tersebut memungkinkan proses verifikasi dilakukan secara matematis tanpa harus bergantung pada mekanisme yang lebih rentan terhadap manipulasi.
Menurut sejumlah pengamat, penggunaan teknologi keamanan yang lebih kuat menjadi semakin penting seiring meningkatnya jumlah aset yang berpindah antarjaringan blockchain.
Pasar Menunggu Hasil Investigasi Wanchain
Saat ini komunitas kripto masih menunggu hasil investigasi resmi dari Wanchain terkait penyebab utama peretasan.
Hasil penyelidikan tersebut dinilai penting untuk menentukan langkah pemulihan sekaligus mengembalikan kepercayaan pengguna terhadap layanan bridge blockchain.
Kasus NIGHT menjadi pengingat bahwa meskipun teknologi blockchain menawarkan keamanan tinggi, infrastruktur pendukung seperti bridge tetap membutuhkan sistem proteksi yang kuat agar mampu menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.