OKX, salah satu exchange kripto terbesar di dunia, kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan keamanan dana pengguna melalui publikasi laporan Proof of Reserves (PoR) ke-38.
Laporan ini disusun berdasarkan snapshot data per 11 Desember dan menunjukkan bahwa cadangan aset utama OKX tetap berada di atas 100 persen. Di saat yang sama, aset pengguna tercatat tumbuh secara stabil di tengah dinamika pasar kripto global yang beragam.
Dalam laporan terbaru tersebut, OKX tidak mencatat adanya tekanan penarikan besar-besaran, baik pada Bitcoin, Ethereum, maupun stablecoin utama. Kondisi ini mencerminkan tingkat kepercayaan pengguna yang tetap terjaga terhadap sistem likuiditas dan pengelolaan risiko yang diterapkan oleh platform.
Program Proof of Reserves OKX dirancang untuk memberikan transparansi penuh melalui mekanisme verifikasi independen. OKX menjadi salah satu pelopor di industri kripto yang secara konsisten mempublikasikan laporan PoR bulanan yang dapat diverifikasi publik menggunakan teknologi Merkle Tree.
Pasokan Bitcoin stabil di Tengah Konsolidasi Pasar
Saldo Bitcoin pengguna di OKX tercatat mencapai sekitar 130.507 BTC. Angka ini meningkat 68 BTC atau sekitar 0,05 persen dibandingkan laporan sebelumnya pada 19 November. Kenaikan yang relatif moderat ini mencerminkan perilaku konsolidasi, bukan arus keluar dana dalam skala besar.
Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, exchange kripto umumnya menghadapi penurunan saldo akibat penarikan aset ke wallet pribadi. Namun, data OKX menunjukkan bahwa mayoritas pengguna memilih untuk tetap menyimpan Bitcoin di platform. Seluruh saldo BTC pengguna juga didukung penuh oleh cadangan on-chain dengan rasio di atas 100 persen, sejalan dengan prinsip one-to-one backing.
Selain Bitcoin, Ethereum mencatat pertumbuhan yang lebih kuat. Total kepemilikan ETH pengguna di OKX meningkat menjadi sekitar 1,645 juta ETH, naik 34.431 ETH atau sekitar 2,14 persen dibandingkan laporan sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas di ekosistem Ethereum, mulai dari staking, DeFi, NFT, hingga pemanfaatan solusi Layer-2. Sebagai aset utama dalam aktivitas on-chain, pergerakan Ethereum di exchange kerap dipengaruhi oleh kebutuhan utilitas, bukan semata pergerakan harga.
Kenaikan USDT Perkuat Likuiditas
Saldo USDT pengguna di OKX juga menunjukkan peningkatan yang solid. Total kepemilikan stablecoin ini mencapai sekitar 11,185 miliar USDT, bertambah sekitar 454 juta USDT atau 4,23 persen dalam periode kurang dari satu bulan.
Peningkatan kepemilikan stablecoin umumnya mencerminkan strategi pengguna dalam menjaga likuiditas dan fleksibilitas portofolio, terutama di tengah volatilitas pasar. Selain itu, kepemilikan token OKB juga tercatat meningkat sekitar 1,08 persen pada periode yang sama.
“Laporan Proof of Reserves ke-38 ini kembali menegaskan fokus kami pada transparansi dan perlindungan aset pengguna. Pertumbuhan aset yang stabil, tanpa adanya tekanan penarikan besar, menunjukkan bahwa pengguna tetap percaya pada sistem, likuiditas, dan pendekatan pengelolaan risiko yang kami terapkan,” ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet.
Ia menambahkan bahwa transparansi yang dapat diverifikasi secara publik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto yang berkelanjutan, khususnya dalam membangun kepercayaan jangka panjang pengguna.
OKX secara konsisten menerbitkan laporan Proof of Reserves setiap bulan untuk memastikan seluruh aset pengguna disimpan dengan cadangan penuh satu banding satu. Setiap laporan PoR OKX menunjukkan rasio cadangan di atas 100 persen sebagai bentuk komitmen terhadap solvabilitas dan akuntabilitas.
Data Desember ini menunjukkan bahwa aktivitas pengguna tetap terjaga, dengan eksposur terhadap aset kripto utama yang relatif stabil serta likuiditas platform yang tetap kuat.