Jakarta — Pendiri Twitter sekaligus CEO Block Inc., Jack Dorsey, kembali menarik perhatian industri keuangan digital dengan meluncurkan sistem pembayaran Bitcoin dan dompet kripto terintegrasi bagi pelaku usaha kecil pengguna Square, platform point of sales milik perusahaannya.
Dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (10/10/2025), langkah ini merupakan bagian dari visi Dorsey untuk mendorong adopsi Bitcoin dalam transaksi harian, bukan hanya sebagai aset investasi.
Sementara itu, pasar kripto global menunjukkan tren positif pada Kamis (9/10/2025). Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin (BTC) naik 1,13% dalam 24 jam terakhir dan 4,20% dalam sepekan, berada di level USD 123.307 atau sekitar Rp 2,04 miliar per koin. Ethereum (ETH) juga menguat 0,71% menjadi sekitar Rp 74,9 juta per koin.
Beberapa aset kripto lain turut mencatatkan penguatan, seperti Cardano (ADA) yang naik 1,70% dan Solana (SOL) yang tumbuh 2,78%. Adapun Dogecoin (DOGE) naik 2,39%, sedangkan BNB justru turun 0,91% dalam 24 jam terakhir. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global mencapai USD 4,21 triliun atau sekitar Rp 69.731 triliun, meningkat 0,92% dalam sehari.
Di sisi lain, pandangan skeptis terhadap kripto masih muncul dari kalangan pakar keuangan. Pembawa acara The Ramsey Show, Dave Ramsey, kembali menegaskan bahwa investasi kripto lebih bersifat spekulatif dibandingkan investasi jangka panjang.
Ramsey bahkan menyebut investor kripto yang mengabaikan risiko sebagai “bodoh” dan membandingkan Bitcoin dengan “roda roulette”. Ia menilai, meskipun kripto kini lebih stabil dibanding masa lalu, risikonya tetap sangat tinggi bagi investor yang tidak siap kehilangan uang mereka.
Dengan inovasi dari Jack Dorsey dan meningkatnya minat pasar, Bitcoin tampak semakin mendekati penggunaan nyata di sektor bisnis. Namun, perdebatan mengenai risiko dan legitimasi aset kripto diprediksi masih akan terus berlanjut di kalangan investor global.